Home Hukum POLRES KABUPATEN BEKASI UPAYAKAN PENYULUHAN OJEK OLINE ( OJOL ) DAN OJEK...

POLRES KABUPATEN BEKASI UPAYAKAN PENYULUHAN OJEK OLINE ( OJOL ) DAN OJEK PANGKALAN ( OPANG ) KEPADA MASYARAKAT.

40
0
SHARE

 

Jakarta – Jawaposonline.com, Jumat 13 September September 2019 .
Upaya penyuluhan yang
dilakukan oleh aparat Polres Kabupaten Bekasi kepada masyarakat tak sia-sia. Menyadari kepentingan bersama, para tokoh masyarakat dan komunitas Ojol (ojek online) serta Opang (ojek pangkalan), Jumat(13/9 ) mendeklarasikan “Tertib Berlalu lintas dan Berkeselamatan di Jalanan” yang dihadiri lebih dari 1000 warga Cikarang Bekasi.

Mereka berjanji untuk taat dan santun berlalulintas. Bukan hanya pada saat Operasi Patuh saja, akan tetapi keselamatan berlalu lintas adalah tanggung jawab bersama. Semua komunitas yang hadir dalam acara tersebut berjanji berperan aktif dalam program tertib berlalulintas dan berkeselamatan.

“Kita wajib menularkan kepada siapapun untuk selalu tertib berlalu lintas,” kata Deni salah seorang tokoh masyarakat yang hadir dalam deklarasi itu.

Banyaknya korban kecelakaan lalu lintas, kata Deni, menimbulkan keprihatinan. Sejak Januari hingga Agustus tahun ini, jumlah kecelakaan sebanyak 484 kejadian dengan jumlah korban sebanyak 681 orang, terdiri dari korban meninggal dunia sebanyak 32 orang, luka berat 83 orang dan luka ringan 566 orang. Dan jumlah kerugian diperkirakan sebesar Rp. 533.500.000,-

Kasat Lantas Polres Bekasi Kabupaten AKBP Tartono SH MBA, mengajak semua masyarakat Bekasi untuk taat aturan tertib berlalu lintas yang merupakan kesadaran dan tanggung jawab kita semua. Lalu lintas yang aman, selamat, tertib dan lancar merupakan upaya membangun peradaban dan mendorong produktifitas sehingga dapat meningkatnya kualitas hidup.

Edukasi tentang Road Safety adalah edukasi sepanjang hayat. Belajar tentang Road Safety tidak sebatas saat ujian SIM. Peka dan peduli akan keselamatan merupakan kewajiban yang senantiasa ditumbuh kembangkan. “Mari Stop pelanggaran. Stop kecelakaan, Keselamatan untuk kemanusiaan,” tandas Kasat Lantas.
( Yanti )