Home Gaya Hidup Sukses Digelar, Spa And Wellness Tourism Award 2019 Sebagai Apresiasi Pelaku Usaha...

Sukses Digelar, Spa And Wellness Tourism Award 2019 Sebagai Apresiasi Pelaku Usaha Pelestari Budaya Di Hotel Fairmont

53
0
SHARE

Jakarta –JawaPosOnline.com – Industri Spa terbaik di Tanah Air bakal akan diiberi penghargaan melalui “Spa & Wellness Tourism Award 2019 Indonesia” pada 9 September 2019 di Hotel Fairmont, Jakarta.

Spa & Wellness Tourism Award 2019 Indonesia akan dianugerahkan dalam 5 kategori profesi, 17 kategori industri, dan 3 untuk duta spa Indonesia.

Ketua Yayasan Pariwisata Spa Indonesia (YPSI) Trisya Suherman menjelaskan, penghargaan ini terselenggara atas kerja sama dengan Kementerian Pariwisata sebagai bentuk apresiasi kepada para pelaku industri spa di Indonesia.

“Salah satu tolak ukur untuk bisa go internasional adalah membuat awards dan pemilihan duta wisata spa. Para pelaku industri dan terapis ini akan merasa bangga saat menerima penghargaan ini,” ujar Trisya di Hotel Fairmont Jakarta, Senin (9/9/2019).

Trisya Suherman juga menjelaskan, penghargaan tersebut sebagai pemicu untuk memberikan kompetisi bagi para pelaku usaha spa n wellness di Indonesia.

Hadir sebagai Juri Kehormatan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manuals dan Kebudayaan RI, Ibu Puan Maharani S. SOS sekaligus membuka Acara Malam Anugerah, Menteri Pariwisata RI, Bapak Dr. Arif Yahya, Kepala Staf Kepresidenan, Jendral TNI (Purn)  Dr. Moeldoko,  Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Ibu Prof. Dr. Yohana Yembise, ibu Wulan Tilaar, Vice Chairwoman Martha Tilaar Group dan Ferry Sunarto, Fashion Designer.

YPSI berharap melalui ajang SPA Award dapat meningkatkan awareness dan pemahaman pariwisata SPA Indonesia di Indonesia dan mancanegara, meningkatkan kualitas pelayanan SPA di Indonesia dan menjadi SPA terbaik di dunia internasional, merangsang pertumbuhan pariwisata SPA di Indonesia.

Melalui Kegiatan ini YPSI juga berharap pemerintah bisa mendukung dari sisi perpajakan yang belum mendukung pertumbuhan pada industri jasa spa.

“Kami berharap pemerintah dapat merevisi aturan perpajakan sehingga industri ini dapat berkembang cepat, mengingat aturan perundangan nomer 28 tahun 2009 tentang pajak daerah dan retribusi daerah masuk pada kategori pajak hiburan, sedangkan pada UU Kepariwisataan nomer 10 tahun 2009 (yang terbit terlebih dahulu) saja sudah memisahkan bidang SPA dan pariwisata jasa hiburan.”, jelas salah satu perwakilan YPSI.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan dalam sambutannya “Pariwisata merupakan sector unggulan dalam menghasilkan devisa. Tahun ini pariwisata menjadi penghasil devisa terbesar mencapai US$ 20 miliar berada di urutan pertama menggantikan posisi migas dan CPO.
Arief Yahya mengatakan, posisi Indonesia dalam pariwisata kesehatan dunia berdasarkan jumlah usaha SPA dan berdasarkan jumlah wellness tourism masih berada di urutan 17, hal ini sangat disayangkan mengingat Indonesia sebenarnya memiliki kualitas produk SPA dan wellness Tourism yang sangat baik dan kompetitif dan bisa dikatakan terbaik di dunia. “Sebagai produk kualitas wellness tourism dan wellness kita berada di bawah Negara lain. Sebagai upaya untuk meningkatkan posisi tersebut Kementrian Pariwisata (Kemenpar) berupaya melakukan peningkatan SDM antara lain dengan melakukan sertifikasi kompetensi dibidang SPA yang pada 2018 – 2019 ini sebanyak 11.000 orang.
Pemilihan Duta SPA Juga menjadi ajang penting dalam SPA & Wellness Tourism Award ini, yang bertujuan ;
1. Duta Pariwisata SPA diharapkan bisa membantu mensosialisasikan SPA Indonesia ke seluruh daerah hingga pelosok

2. Memberi edukasi kepada generasi muda khusus nya wanita untuk memahami, melestarikan kekayaan budaya SPA, kecantikan dan wellness Tourism Indonesia
3. Merangsang dan Menciptakan entrepreneurship / wirausaha di bidang SPA.

4. Membangun citra sehat dan menumbuhkan kebanggaan pada keahlian SPA di Indonesia yang saat ini masih di anggap keahlian yang kurang membanggakan .
5. Merangsang menciptakan SDM dan profesional yg handal di Indonesia yg mampu bersaing di kancah Internasional.Menteri Pariwisata Arief Yahya juga mengakui bila
Indonesia memiliki potensi SDM yang luar biasa di sektor pariwisata. Terlebih pemerintah tengah mendorong pariwisata menjadi salah satu sektor unggulan Tanah Air.
Annie Savitri, Ketua Dewan Pembina YPSI mengatakan “Daya saing industri pariwisata ditentukan oleh kualitas industri dan kualitas SDM yang didasarkan pada standar usaha pariwisata dan SDM pariwisata melalui kualifikasi okupansi nasional, “SPA ini masuk dalam 13 bidang industri pariwisata. Standar usahanya diatur sesuai dengan Permenparekraf Nomor 24 Tahun 2014 dimana produk SPA memiliki 8 standar pengelolaan SPA di dalamnya”

“Saya selaku pelaku bisnis spa dan wellness mengapresiasi acara hari ini, dimana hari ini adalah hari yang luar biasa dimana penghargaan untuk spa dan wellness bisa diadakan hari ini, dan mendapatkan antusisme besar di seluruh Indonesia. “, ungkap Trisya Suherman, SE, CWC, dipl Cidesco SPA.

Ibu Trisya menambahkan, “Usaha Spa merupakan usaha yang menarik dan penuh dengan peluang keuntungan yang luar biasa dan low risk, sebab hal ini dimungkinkan karena pengelolaan usaha ini tidaklah rumit, bisa santai mengerjakannya dan pelaku usaha Spa dan wellness dapat memfokuskan diri pada usaha dan peningkatan mutu SDM dan Ilmu Pengetahuan yang ada dan selalu berkembang terkait spa dan wellness.”.

“Terkait pengelolaan SDM yang unggul dalam pengelolaan bisnis dan usaha Spa dan wellness di Indonesia, saya mengharapkan adanya kerjasama dengan pihak terkait yang mampu memberikan kontribusi positif bagi usaha spa dan wellness, seperti BNSP dan Kementerian Pariwisata, namun harus tetap diingat bahwasanya usaha spa ini akan selalu meluas dan berkembang dimana dunia industri spa dan wellness harus dapat dipisahkan dari dunia pariwisata jasa hiburan.”, pungkas Trisya pada awak media.

Penyelenggaraan SPA & Wellness Tourism Award 2019 Indonesia yang mengangkat tema “Heritage Spa Indonesia” dengan misi memperkenalkan, membuidayakan dan menjadikan SPA Indonesia terbaik di kancah Internasional. Di inisiasi oleh YPSI bekerjasama dengan Kemenpar RI dan mendapat dukungan dari berbagai pihak dan sponsor antara lain : Bambu SPA, Brabus Indonesia, BCA, Traveloka, Telkomsel, Beauty World, Electropro Production, Ivan Gunawan Cosmetics, Passion Diamond Jewellry, Ferry Sunarto, Roemah Kebaya Vielga, PT Yabeta Indonesia, D’Spa Andaru, LSU Cohe SPA, Taman Sari Royal Heritage SPA, Martha Tilaar Day SPA, Antony Bachtiar & team, PT Damri, Garuda Food, AVB Media, Compro Web & Apps, Wakuliner, Samaya Seminyak, Hotel & Resort Tanjung lesung, Ramayana Suites, Heavenly Westin Nusa dua, PT Herbolist, Martinez, Padang Bistro & Snack, Home made bakery, Secret Garden, Hotel Royal Krakatau Cilegon, Hotel Aston Anyer, Aquaree, Sanghyang Resort Anyer, Acqua SPA & Wellness.
YPSI sebagai Penyelenggara mengucapkan Apresiasi dan Penghargaan setinggi – tingginya atas dukungan dari Pemerintah RI dan Sponsor. Selamat kepada Pemenang dan Industri SPA Indonesia semakin maju dan unggul.