Home Uncategorized Jaringan Masyarakat Maritim Progresif: “Tegakan Hukum Perikanan Perlu Ditingkatkan”

Jaringan Masyarakat Maritim Progresif: “Tegakan Hukum Perikanan Perlu Ditingkatkan”

91
0
SHARE

LEMBAGA Jaringan Masyarakat Maritim Progresif (JMMP) menilai bahwa perkembangan sektor perikanan dan kelautan Indonesia dalam 5 (lima) tahun terakhir ini mengalami signifikansi terutama dalam mengangkat kesejahteraan masyarakat pesisir.

Penegasan tersebut dikemukakan oleh Ketua Presidium JMMP, Y.R. Passandre di Surabaya, Sabtu (17/8) saat berdiskusi dengan nelayan dari Madura.

“Saat ini populasi nelayan yang menggantungkan hidupnya dari sektor perikanan tangkap kurang lebih 965.000 kepala keluarga, dan dalam lima tahun terakhir ini nilai tukar nelayan kita terus mengalami perkembangan positif. Misalnya pada tahun 2018, nilai tukar nelayan kita 112,36 kemudian pada tahun 2019 di waktu yang bersamaan meningkat jadi 113,08” ujarnya kepada media.

Pria yang juga Pendiri Yayasan Tonggak Indonesia ini menjelaskan bahwa pencapaian tersebut tidak terlepas dari kinerja di bidang perikanan dan kelautan terutama dalam penanganan kapal-kapal asing yang mencuri sumber daya laut kita di Indonesia.

“JMMP mengapresiasi moratorium perizinan kapal ikan eks asing maupun pelarangan transshipment yang dilakukan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Kebijakan itu memberi dampak bagi perbaikan tata kelola sektor perikanan dan kelautan yang selama ini banyak digerogoti oleh kapal-kapal asing yang mengambil hasil laut secara ilegal” jelas penyuka seafood ini.

Meski demikian, JMMP berharap bahwa penegakan hukum di sektor perikanan dan kelautan masih perlu terus di dorong agar lebih tegas dalam menindak kejahatan di bidang perikanan dan kelautan.

“Dari pengamatan dan monitoring yang kami lakukan, upaya penegakan hukum di sektor ini masih payah, perlu terus di dorong terutama dalam menindak pelaku ilegal fishing yang melibatkan banyak aktor. Kalau laut kita terjaga, pasti stok ikan akan melimpah dan karena itu bisa menguntungkan nelayan kita yang bergerak disektor penangkapan” tutupnya.(*)