Home Nasional PCI NU Adakan Diskusi Buku Tentang Umat Muslim di Tiongkok, Professor...

PCI NU Adakan Diskusi Buku Tentang Umat Muslim di Tiongkok, Professor Roy Dharmawan : “Mari Tabbayunkan Berita tentang Umat Muslim Tiongkok Dengan Benar.”

111
0
SHARE

JAKARTA, JawaPosOnline.Com – Guangdong Islamic Association Wang Yu Xia menceritakan bagaimana situasi keagamaan di Tiongkok. Menurutnya, perkembangan Islam di China kian membaik berbagai regulasi yang berpihak kepada Muslim pun telah diberlakukan sejak puluhan tahun yang lalu.

Ia menuturkan kebebasan beragama di China mendapat respon positif dari pemerintah sehingga umat islam di China dapat beribadah secara tenang. Bahkan, di setiap kota telah terbentuk asosiasi umat Islam.

“Pemerintah China mempersilahkan orang memilih keyakinannya masing-masing, hal itu tentu berpegang pada prinsip dasar keagamaan bahwa negara memiliki kebebasan menganut agama tertentu,” kata Wang Yu Xia saat menjadi pembicara bedah buku Islam Indonesia dan Islam China di Gedung PBNU Jakarta Pusat, Rabu, 17 Juli 2019.

Umat Islam China lanjut Wang Yu Xia, hidup berdampingan dengan pemeluk agama lain dengan suasana kerukunan yang positif. Mereka hidup berkeluarga dengan berbagai aktivitas keagamaannya masing masing.

Wang Yu Xia menceritakan bagaimana proses Islam masuk ke China ratusan tahun silam, kata dia, proses islamisasi China ada pengaruh besar orang Arab yang berdagang di China. Atas nilai sejarah itulah kemudian Islam China bisa berkembang dan bertahan di negeri Tirai Bambu tersebut.

“Di sana ada tempat tempat halal, kambing sapi diproses secara halal, di sana ada perayaan hari raya Idul Fitri dengan tenang sama dengan negara lain,” tuturnya.

Ia mengapresiasi terhadap PCINU Tiongkok yang mau menggali konsep islam di China kaitannya dengan Islam di Indonesia. Ia bersyukur buku itu bisa diluncurkan sehingga perkembangan Islam di China bisa diketahui oleh masyarakat lain.

Seperti diketahui, Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tiongkok menggelar Bedah Buku ‘Islam Indonesia dan Islam China’ di Gedung PBNU Jakarta Pusat. Kegiatan dalam rangka mendiskusikan bagaimana konsep Islam yang berkembang di Tiongkok dan hubungannya dengan konsep Islam Indonesia, terutama Islam yang dikembangkan oleh kiai kiai NU.

Professor Roy Dharmawan, MSi,  salah satu Guru besar di GuangXi Nationalities University China, memaparkan bahwa keadaan kehidupan keagamaan Islam di China cukup kondusif,  dimana warga pemeluk agama Islam selalu hidup berdampingan dengan penduduk beragama lain di China.

“Kehidupan beragama untuk pemeluk agama Islam berjalan dengan kondusif dan sesuai dengan syariat Islam yang ada, di sana ada tempat tempat halal, kambing sapi diproses secara halal, di sana ada perayaan hari raya Idul Fitri dengan tenang sama dengan negara lain,” tuturnya pada awak media.

“Mari kita tabbayun dengan benar tentang keadaan kehidupan umat Islam di China, tanpa ikut menyebarkan berita-berita yang tidak benar dan penuh dengan intrik yang mampu berakibat fitnah bagi sesama umat muslim disana. “, pungkasnya.