Home Nasional Raden Dewi Gumay, “Tidak Ada Lagi 01 Dan 02, Mari Tingkatkan Persatuan...

Raden Dewi Gumay, “Tidak Ada Lagi 01 Dan 02, Mari Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia, NKRI Harga Mati & Indonesia Damai

70
0
SHARE

JawaPosOnline.com-Ribuan orang dari berbagai wilayah mulai berdatangan ke Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Minggu (14/7/2019), untuk hadir serta berpartisipasi dalam acara ‘Visi Indonesia’.
Pantauan Jawaposonline.com, sejak pukul 13.00 WIB, ribuan masyarakat terus berdatangan ke SICC untuk hadir dalam acara ‘Visi Indonesia’, sehingga menimbulkan antrian yang menyemut dan berjubel, namun tetap dalam posisi aman dan terkendali.
Acara ini merupakan rangkaian syukuran relawan atas terpilihnya Presiden terpilih Ir.Joko Widodo dan Wakil Presiden terpilih KH.Ma’ruf Amin

Sejumlah masyarakat tampak kompak mengenakan pakaian bernuansa merah-putih, dimana mereka juga tampak mengenakan pakaian berwarna putih dengan tulisan sejumlah organ relawan pendukung pasangan calon presiden dan wakil presidenJokowi-Ma’ruf Amin.

Sebuah panggung hiburan juga telah disiapkan panitia diluar gedung SICC
Lagu-lagu dukungan dan sorak-sorak masyarakat juga terdengar menyerukan nama Jokowi sebagai Presiden.
Masyarakat dari berbagai kalangan ini terlihat antusias hadir dalam acara tersebut.

Usai acara, Ketua Umum Gerakan Anti Narkotika Nasional Maju Bersama Jokowi,( GANN MBJ), ibu Raden Dewi Gumay, sempat berhasil diwawancarai oleh sejumlah awak media ketika hendak meninggalkan lokasi.

Dalam kesempatan, beliau menitip pesan dan juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat indonesia untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa agar terus terbangun,pasca pesta Demokrasi 2019 dan bertemunya Jokowi dan Prabowo di sebuah moment di MRT kawasan Lebak Bulus beberapa hari yang lalu.

“Ini sebetulnya bukan hanya kemenangan 01 saja, tetapi ini adalah kemenangan seluruh rakyat indonesia, tentu 02 didalamnya. ‘Jadi menurut saya Indonesia sudah tidak ada lagi 01 dan 02. Oleh karenanya, tadi saya mendengar presiden kita terpilih (Jokowi ) sempat menyampaikan dalam pidatonya dengan sangat bijaksana untuk mengajak bersama-sama dalam membangun bangsa ini kedepannya.”, ujar Dewi.

Kemudian dia juga menambahkan, “Apa lagi dengan pertemuan kemarin, dimana pak Jokowi dan Prabowo sudah melakukan silaturahmi, menurut saya pertemuan kedua tokoh tersebut sangat luar biasa sekali, dan memiliki efek kondusif terkait kolaborasi dan persatuan kembali Indonesia dalam kerangka Bhinneka Tunggal Ika.”.

Selanjutnya, media melayangkan pertanyaan tentang adanya pro dan kontra dikalangan bawah,atas pertemuan kedua tokoh tersebut yang berlangsung kemarin. Sebab dari kelompok yang tak menginginkan pertemuan itu sangat menyesalkannya dan siap mundur dari pernyataan sikap salah satu paslon,  yakni dari paslon 02. Dan ibu Dewipun berujar bahwasanya perlu adanya penyegaran dan pemdewasaan dalam pola beefikir politis dalam tiap lapisan masyarakat.

“Dalam demokrasi pendukung dan bukan pendukung hal itu bukanlah sebuah rahasia lagi, sebab dalam politik ‘pro dan kontra’ itu pasti ada, namun seperti yang pak Jokowi jelaskan dan termaktub dari 5 aspek Visi Indonesia kedepannya, Pancasila itu sudah final dan mengikat. Artinya kalau ada kelompok-kelompok yang tidak suka dengan keutuhan NKRI,toleransi beragama, dan lain sebagainya, maka dalam hal ini negara dan pemerintah wajib menindak tegas, sebab sejatinya Pancasila dan UUD 1945 adalah landasan baik idiil maupun konstitusionil yang sudah ada semenjak founding father kita, yakni Presiden Soekarno dan Wakil Presiden Muhammad Hatta mengumumkan kemerdekaan negara Indonesia dan mengesahkannya sebagai dasar fundamental dari NKRI.”, ujarnya pada awak media.

Selanjutnya ia juga berharap kepada masyarakat dan bangsa indonesia, “Mari kita jaga bangsa ini dengan damai,seperti apa yang disampaikan visi Indonesianya.’Beliau telah mengajak kepada seluruh rakyat indonesia untuk bersama-sama, sekali lagi saya ulang ya,termasuk 02 didalamnya. Yang Artinya apapun itu, rakyat harus menerimabahwa ini adalah kemenangan kita semua,”, tegasnya.

Sebelum diakhiri, ketum GAAN MBJ berharap dan menyampaikan dua kalimat untuk bangsa dan negara saat ini,yaitu’
INDONESIA DAMAI & NKRI HARGA MATI..!,” pungkasnya.

 

Red/AT