Home Nasional Pertemuan Prabowo dan Jokowi, Ramijo : “Gambaran Suatu Kemaslahatan Yang Mempersatukan Bangsa”

Pertemuan Prabowo dan Jokowi, Ramijo : “Gambaran Suatu Kemaslahatan Yang Mempersatukan Bangsa”

118
0
SHARE

Jakarta – JawaPosOnline Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu dengan Ketum Gerindra Prabowo Subianto pagi ini. Keduanya bertemu di Stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Prabowo mengatakan pertemuan di MRT ini merupakan ide Jokowi.

“Hari ini sebagaimana disaksikan, saya dan Pak Jokowi bertemu di atas MRT, ini juga gagasan beliau,” kata Prabowo di Stasiun MRT Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu (13/7/2019).

MRT dipilih jadi tempat pertemuan karena Prabowo belum pernah mencoba MRT Jakarta sebelumnya. Prabowo pun mengucapkan terima kasih pada pak Jokowi.

“Beliau tahu kalau saya belum pernah naik MRT, terima kasih Pak (Jokowi), saya naik MRT, luar biasa,” jelas Prabowo.

Prabowo mengaku bangga dengan MRT yang dimiliki Indonesia. Dia mengatakan MRT ini dapat membantu kepentingan rakya.

“Ya kita bangga bahwa Indonesia akhirnya punya MRT yang bisa membantu kepentingan rakyat,” katanya.

Prabowo mengatakan pertemuan ini memang seperti tak formal karena di MRT. Namun, pertemuan ini punya makna penting.

“Walaupun pertemuan ini seolah tak formal, tapi memiliki dimensi dan arti yang penting,” ujarnya.

Hal inipun ditanggapi dengan serius oleh salah satu ketua umum organ relawan Jokowi, yakni bapak Saut Sinaga, dimana beliau menyatakan bahwa teramat banyak arti yang dapat dipendarkan dalam pertemuan kali ini.

“Saya mengangap pertemuan kali ini penting,  karena melibatkan dua negarawan yang sejatinya telah ‘bertempur’ pada laga pilpres medio April 2019 lalu, dimana dalam ajang pilpres yang notabene banyak sekali menguras energi, perasaan, ego, pikiran, dan juga keuangan, yang tidak hanya digunakan oleh kedua pasangan calon dan team sukses serta pendukung militan masing-masing, yakni partai politik dan relawannya,  namun juga hal ini berpengaruh juga pada tergeseknya kebersamaan dalam masyarakat, yakni rakyat Indonesia.”, ungkap ketua umum Rakyat Militan Jokowi (Ramijo) ini.

“Akan halnya pertemuan yang diadakan di MRT, dimana hal ini, menurut saya adalah  merupakan suatu pola kebersamaan yang coba dibentuk oleh Jokowi-Prabowo, tetap bahwasanya persatuan dan kesatuan NKRI inilah yang sejatinya diutamakan dan diletakkan pada ujung dari kemaslahatan bangsa Indonesia,  sebab apapun itu sila Persatuan Indonesia memiliki makna yang dalam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,  yakni tidak adanya friksi diantara seluruh elemen lapisan masyarakat,  dan juga membentuk suatu guyub yang tidak terpolarisasi,  namun elegan secara perspektif,  baik moral maupun berkebangsaan.”, pungkasnya pada awak media.

 

 

(AT)