Home Hukum Aksi Demo Jaringan Aktivis Sulsel Desak KPK Agar Segera Periksa Gubernur Nurdin...

Aksi Demo Jaringan Aktivis Sulsel Desak KPK Agar Segera Periksa Gubernur Nurdin dan Koleganya

85
0
SHARE

(Foto: Akbar Busthami Selaku Presidium Jaringan Aktivis Sulawesi selatan saat diwawancarai seusai unjukrasa berlangsung di depan gedung KPK, Kuningan, Jakarta selatan, Jumat,(12/07/2019),( Foto,Ist)

AKSI massa yang tergabung dengan mengatasnamakan Jaringan Aktivis Sulawesi Selatan (JASS), mengadakan aksi unjukrasa serta menuntut di depan gedung Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK), agar Gubernur Sulawesi selatan Diperiksa oleh Lembaga Anti Rasuah.

Aksi demonstrasi penyampaian sikap serta aspirasi ini digelar terkait kasus korupsi yang diduga menjerat Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, serta beberapa koleganya. hal tersebut, menurut para pengunjukrasa, Jaringan Aktivis Sulsel sudah mendapatkan titik terang ketika kalangan Legislatif (DPR) mengambil inisiatif hak angket terkait indikasi korupsi yang terjadi ditubuh pemerintahan provinsi Sulsel, apalagi, hal ini semakin diperkuat oleh keterangan Jumras selaku mantan kepala Dinas Bina Marga Provinsi Sulawesi Selatan, secara transparan menyebutkan bahwa pada tahun 2018 mantan kepala Dinas Bina Marga dipaksa untuk memberikan beberapa proyek pemerintah yang nominalnya cukup fantastis kepada kolega pengusaha.

Akbar Busthami selaku presidium Jaringan Aktivis Sulawesi selatan, menjelaskan juga, bahwa hari ini kehadiran para pengunjukrasa untuk menyampaikan aspirasi tuntutan mereka yang juga dalam hal ini pihaknya memberikan dukungan pada KPK agar wewenang dari lembaga anti rasuah tersebut segera mengambil sikap serta melakukan tindakan penangkapan.

“Kami tahu bahwa kami-kami ini orang-orang yang kemudian akan terancam dengan tindakan kami Ini(unjukrasa), tapi kami yakin bahwasanya kebenaran harus terus ditegakkan,” pungkasnya saat ditemui seusai gelar aksi unjukrasa berlangsung di depan gedung KPK, Kuningan, Jaksel, Jumat (12/07).

Adapun tuntutan dari para demonstran Jaringan aktivis Sulsel ini juga diantaranya, meminta kepada KPK untuk memeriksa Gubernur Sulsel terkait indikasi korupsi kolusi dan nepotisme dalam proses pengaturan pemenang tender di Dinas Bina Marga Sulsel tahun 2018.

Lalu, Meminta kepada KPK untuk mengusut tuntas indikasi KKN di beberapa satuan kerja Pemprov Sulsel masa pemerintahan Bapak Nurdin Abdullah dan Andi Sudirman Sulaiman yang terindikasi kuat berpotensi terjadi korupsi, dan

Meminta kepada KPK untuk memeriksa beberapa nama yang telah diduga kuat menerima 17 paket tender berdasarkan pengakuan saudara jumras dalam sidang Pansus hak angket Anggota DPRD Sulsel, diantaranya, Sdr. Taufik Fachruddi, Mirza, Mega, Rilman, Anggu Sucipto, dan Ferry Tandiary.

“Serta, meminta kepada KPK untuk memberikan perlindungan saksi kepada saudara Jumras dalam kapasitasnya sebagai Whisblower untuk mengungkap kasus korupsi di Sulsel,” ujarnya.

Terakhir, meminta kepada Menteri Dalam Negeri untuk menonaktifkan Gubernur Sulsel pada saat proses penyidikan indikasi korupsi berjamaah di Pemprov Sulsel(BH/bar)

(Ket.Gambar: Suasana saat Aksi Massa oleh Jaringan Aktivis Sulawesi Selatan saat Demo di depan KPK, Jumat (12/07)/ jpo.c/STG, Photo Istimewah)