Home Hukum Aliansi Indonesia Bersih- Terbuka Aksi ke BPK RI dan KPK Menuntut Agar...

Aliansi Indonesia Bersih- Terbuka Aksi ke BPK RI dan KPK Menuntut Agar Segera Rizal Djalil Diperiksa

203
0
SHARE
 (Photo: Aksi Unjukrasa AIB-Terbuka didua titik di Depan BPK RI dan KPK, Jakarta, kamis (11/07/2019), Ist)
 ‘
MASSA yang tergabung dalam Aliansi Indonesia Bersih-Terbuka (AIB-Terbuka) mengelar aksi unjukrasa di depan gedung Badan Pemeriksaan Keuangan(BPK) RI dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebab, ada dugaan bahwa anggota BPK RI Rizal Djalil turut serta dalam kasus korupsi SPAM di Kementrian PUPR.
 ‘
Dalam hal ini, M.Rizky selaku Koordinator aksi AIB- Terbuka menilai, ihwal ini sangat gamblang bila melihat juga dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari Sri Hartoyo mantan direktur Cipta Karya Kementrian PUPR yang menyebutkan bahwa Sri bersama dua anak buahnya pernah berkunjung ke BPK RI pada April 2017, “Ia kemudian diajak keruangan Rizal Djalil, disitulah Rizal Djalil menyampaikan kepada Sri agar rekannya bernama Leo (Leonardo Jusminarta Prasetyo) diberi pekerjaan yang merupakan Komisaris Utama PT Minarta Dutahutama,” ujar M.Rizky saat di BPK RI, Jakarta, Kamis (11/07/2019).
 ‘
Lanjutnya lagi, bahwa Rizal Djalil sangat jelas menyalahgunakan jabatannya sebagai anggota BPK RI (abuse of power).
 ‘
Seperti mengutip dari laman berita Tempo juga yang terbit pada tanggal 22 Juni 2019 dengan judul ‘Dagang Audit Air Minum’ tertulis, menurut salah seorang penegak hukum bahwa Leo diduga menyerahkan uang sekitar 1 Milyar rupiah kepada Rizal Djalil secara tunai.
 ‘
Berdasarkan info melalui anaknya, Dipo Nurhadi Ilham, dalam fakta hasil analisis pihaknya, bahwa dalam kasus SPAM di Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR ini ada keterlibatan pejabat Negara dalam hal ini, Rijal Djalil selaku anggota BPK RI yang patut diduga sudah melebihi kewenanganya sebagai pejabat BPK RI. Artinya Rijal Djalil sudah tidak mengindahkan lagi Pasal 17 undang-undang nomor 30 Tahun 2014.
 ‘
Dengan demikian Rijal Djalil selaku pejabat pemerintah BPK RI dapat diduga dan dikategorikan telah melampaui batas kewewenangannya atau bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
 ‘
Kemudian Rijal Djalil selaku pejabat pemerintah BPK RI juga dapat dikategorikan telah mencampur-adukkan wewenang atas tindakan yang dilakukan di luar cakupan bidang atau materi wewenang yang diberikan, atau  bertentangan dengan tujuan wewenang yang diberikan kepadanya.
 ‘
“Atas adanya fakta persidangan dan dikaitkan dengan hasil analisis melalui kajian hukum normatif, maka kami dari Aliansi Indonesia Bersih Terbuka mengkritik dan menyatakan sikap, diantaranya;
 ‘
1. Mendesak KPK untuk secepatnya memanggil Rijal Djalil pejabat BPK RI untuk diperiksa kembali terkait dugaan korupsi yang terjadi di Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR.
 ‘
2. Usut tuntas dugaan korupsi SPAM di Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR dan pejabat BPK RI yang turut serta terlibat menyalahgunakan kewenangannya.
 ‘
3. Periksa dan adili Rijal Djalil sekarang juga!
 ‘
Aksi unjukrasa yang berlangsung didua titik ini didepan Gedung BPK RI dan KPK digaungkan juga dengan berbagai orasi pernyataan aspirasi dan aksi berlangsung dengan baik dan kondusif. (*)
Editor: Arm/Penulis: HSN/ BLS
Aliansi Indonesia Bersih- Terbuka Aksi ke BPK RI dan KPK Menuntut Agar Segera Rizal Djalil Diperiksa(dilansir dari IPRI)