Home Ekonomi Prudential Launching Produk Tambahan Terbaru

Prudential Launching Produk Tambahan Terbaru

80
0
SHARE

Jp Online

Jakarta, PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) PRUPrime Healthcare Plus (PPH Plus) dan PRUPrime Healthcare Plus Syariah (PPH Plus Syariah), produk Asuransi Tambahan (rider) atas asuransi dasar PRULink Generasi Baru dan PRULink Generasi Baru Syariah. Produk ini menghadirkan solusi perlindungan kesehatan yang komplet dan fleksibel dalam produk yang inovatif dengan jangkauan hingga ke seluruh dunia.

Chief Marketing Officer Prudential Indonesia Luskito Hambali, mengungkapkan, sejalan dengan fokus We Do Health, Prudential Indonesia merasa bahagia dapat menghadirkan PPH Plus dan PPH Plus Syariah, solusi inovatif dari Prudential Indonesia untuk membantu biaya perawatan rumah sakit.

“Hal ini merupakan wujud dari komitmen kami untuk mewujudkan perlindungan kesehatan masyarakat Indonesia di tengah biaya perawatan kesehatan yang makin meningkat.”ujar Head of Production Development Prudential Indonesia, Himawan Purnama, kepada Kontan.co.id, Senin (20/5).

PPH Plus dan PPH Plus Syariah memiliki Sejumlah keunggulan seperti dapat menentukan masa perlindungan usia pertanggungan sampai 99 tahun dan juga batas manfaat hingga Rp 65 miliar per tahun. PPH Plus dan PPH Plus Syariah memiliki delapan keunggulan yang dapat dipilih pada nasabahnya.

 

Pertama, fleksible dalam menentukan pilihan kamar rawat inap atau pilihan batas harga kamar. Kedua, fleksible dalam menentukan wilayah perlindungan hingga ke seluruh dunia.

Ketiga, fleksible dalam menentukan masa perlindungan sampai tertanggung berusia 99 tahun. Keempat, terdapat PRUPrime Limit Booster yang dapat menambah batas manfaat tahunan hingga Rp 65 miliar.

Kelima, pembayaran rawat jalan sesuai tagihan untuk perawatan kanker dan cuci darah. Keenam, manfaat perawatan 30 hari sebelum dan 90 hari sesudah tindakan bedah rawat jalan.

Ketujuh, kunjungan Dokter Umum dan Dokter Spesialis per jenis spesialisasi masing-masing hingga dua kali per hari. Dan kedelapan, pembayaran manfaat sesuai tagihan untuk perawatan fisioterapi, terapi okupasi, dan terapi wicara.